Tampilkan postingan dengan label Akuntansi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Akuntansi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 14 Maret 2012

Contoh Soal Latihan Kas Kecil (petty cash)

Pengertian sederhana kas kecil:

Dalam suatu perusahaan terkadang ada pengeluaran-pengeluaran yang sifatnya relatif kecil seperti perjananan dinas, biaya listrik, telpon, pembelian materai, biaya ftkopi, ongkos pembelian dan penjualan, dll yang nominalnya kecil. Nah, semua pengeluaran2 tersebut dimasukkan dalam suatu kas yang disebut dengan ‘kas kecil’.

Dalam metode pengisian saldo, kas kecil ada dua macam, yaitu kas kecil yang saldo (dana) nya tetap (imprest) dan pengisian saldo yang dananya berubah atau tidak sama seperti pada pembentukan awal (fluktuatif).

Berikut ini adalah contoh dari penerapan soal2 untuk kas kecil.

Minggu, 25 Desember 2011

Segala hal terkait "Aset Tidak Berwujud"

PENDAHULUAN

Tujuan
Tujuan dari Pernyataan ini adalah untuk menentukan perlakuan akuntansi bagi aset tidak berwujud yang tidak diatur secara khusus pada standar lainnya. Pernyataan ini mewajibkan entitas untuk mengakui aset tidak berwujud jika, dan hanya jika, kriteria-kriteria tertentu dipenuhi. Pernyataan ini juga mengatur cara mengukur jumlah tercatat dari aset tidak berwujud dan menentukan pengungkapan yang harus dilakukan bagi aset tidak berwujud.

Ruang Lingkup
Pernyataan ini harus diterapkan dalam akuntansi untuk aset tidak berwujud, kecuali:
(a) aset tidak berwujud yang diatur oleh standar lainnya;
(b) aset keuangan seperti yang didefinisikan dalam PSAK 50 (revisi 2006): Instrumen Keuangan: Penyajian dan Pengungkapan;
(c) Hak penambangan dan pengeluaran yang dilakukan dalam rangka eksplorasi, pengembangan dan penambangan mineral, minyak, gas alam (sebagaimana diatur dalam PSAK 29: Akuntansi minyak dan Gas Bumi) dan sumber daya lainnya yang tidak dapat diperbarui.

Jika Pernyataan lain telah mengatur jenis aset tidak berwujud tertentu, maka entitas menerapkan Pernyataan tersebut, bukan menerapkan Pernyataan ini. Misalnya, Pernyataan ini tidak dapat diterapkan untuk:

Karena artikel ini amat sangat panjang... untuk selanjutnya bisa di baca di ethasyahbania

Kamis, 07 Juli 2011

Analisa Transaksi, Persamaan Akuntansi, dan Laporan Arus Kas

Pelajaran akuntansi kali ini adalah kelanjutan dari postingan sebelumnya, yaitu: Belajar Akuntansi 2, sekarang sudah masuk ke bab 2 yang membahas: Analisa Transaksi, Persamaan Akuntansi, dan Laporan Arus Kas

ANALISA TRANSAKSI
Transaksi adalah setiap kejadian bersifat keuangan yang mengubah besarnya NERACA (Aktiva, kewajiban, dan modal) dan RUGI/LABA (Pendapatan dan Beban). Setiap transaksi pasti memiliki bukti transaksi yang disebut dengan dokumen seperti faktur, kwitansi, cheque, dan lain-lain. Seperti definisi transaksi diatas, harus setiap transaksi dianalisa, artinya untuk mengetahui perubahan-perubahan neraca dan rugi/laba.

PERSAMAAN AKUNTANSI
Untuk mengetahui hasil usaha dalam suatu periode tertentu (misalnya tiap bulan) dapat dilakukan dengan menggunakan aljabar (persamaan ruas kiri dan ruas kanan) yang disebut dengan persamaan akuntansi.

RUMUS DASAR PERSAMAAN AKUNTANSI
AKTIVA (ASSETS) = KEWAJIBAN (LIABILITIES) + MODAL (CAPITAL)

Ketika menyelesaikan persamaan akuntansi, kunci penyelesaiannya adalah:
  • Harus bisa memisahkan rekening neraca (Aktiva, kewajiban, dan modal) dan rekening R/L (Pendapatan dan beban ).
  • Jika ruas kiri bertambah sejumlah x, maka ruas kananpun harus bertambah sejumlah x, jika ruas kiri berkurang sejumlah x maka ruas kananpun berkurang sejumlah x.
  • Rekening yang nampak pada persamaan akuntansi hanya rekening neraca (aktiva, kewajiban dan modal), untuk rekening rugi/laba (pendapatan dan beban) tidak nampak dalam persamaan akuntansi. Meskipun keduanya memengaruhi Modal (pendapatan menambah modal, sedangkan beban mengurangi modal).




    1. b. ANALISA TRANSAKSI
    1. Neraca (AL,cash(+ )100jt);Neraca (capital (+)100jt)
    2. Neraca (AL, cash(-) 30jt), Neraca (AT, office equipment(+)50jt); Neraca (liabilities, A/P (+)20jt)
    3. Neraca (AL, cash(-) 8jt), Neraca (AL, office supplies (+)8jt)
    4. Neraca (AL, cash (-) 3 jt); Neraca (Capital, (-) 3jt)
    5. Neraca (AL, cash(+)25jt); Neraca (Capital, (+)25 jt)
    6. Neraca (AL, cash (+)20 jt), Neraca (AL,A/R (+)20jt) ; Neraca (Capital, (+) 40jt)
    7. Neraca (AL, cash (-) 12 jt); Neraca (liabilities,A/P (-) 12jt)
    8. Neraca (AL, cash (+) 13jt), Neraca (AL, A/R (-) 13 jt)
    9. Neraca (AL, cash (-) 2jt); Neraca (Capital (-) 2 jt)
    10. Neraca (AL, cash (-) 26 jt); Neraca (capital, (-) 26 jt)
    11.a. Neraca (AT, depr.office equipment (-) 1jt); Neraca (capital, (-) 1jt)
    11.b. Neraca (AL, office supplies (-) 3,5 jt); Neraca (capital, (-) 3,5 jt)






    Catatan:
    Pada laporan rugi/laba (income statement), akuntansi menggunakan “ACCRUAL BASIC” artinya beban dan pendapatan diakui saat terjadinya tanpa melihat sudah dibayar atau belum dibayar/belum diterima uangnya, sesuai dengan SAK (Standart Akuntansi Keuangan).

Selasa, 14 Juni 2011

Belajar Akuntansi 2

Belajar Akuntansi 2 adalah kelanjutan dari "Belajar Akuntansi" dari postingan sebelumnya.

Ada 4 jenis laporan keuangan (Financial Statement), yaitu:

1. Laporan laba rugi (income Statement)
adalah laporan yang mempertemukan pendapatan dan beban, dengan tujuan untuk melihat hasil usaha apakah Loss, Profit, atau BEP/saldo=0 (Break Even Point).

2. Laporan Neraca (Balance Sheet)

adalah laporan yang menunjukkan posisi assets/aktiva di sisi kiri serta kewajiban dan modal disisi kanan dengan seimbang pada periode tertentu.

3. Laporan Perubahan Modal (Capital Statement)

adalah laporan yang menunjukkan perubahan modal pemilik karena adanya hasil usaha serta pengambilan modal pada suatu periode tertentu.

Capital statement hanya digunakan untuk perusahaan perorangan dan persekutuan, sedangkan untuk korporasi disebut Laba ditahan (Retained earning statement).

4. Laporan Arus Kas (Cash flow)

adalah laporan yang menunjukkan penerimaan kas (cash in) dan pengeluaran (cash out) dalam suatu periode tertentu untuk mengukur kinerja keuangan perusahaan


Sebagai ilustrasi penyajian laporan keuangan di atas adalah sebagai berikut:






LAPORAN ARUS KAS (Cash Flow Statement)
Untuk mengukur kinerja keuangan perusahaan dapat dilihat dari laporan arus kas, yaitu penyajian penerimaan dan pengeluaran kas dalam satu periode tertentu untuk tiga kegiatan (aktivitas) sebagai berikut:
-Aktivitas Operasi,
-Aktivitas investasi, dan
-Aktivitas keuangan.
Cash flow statement akan di bahas di bab 2 yang membahas "Persamaan akuntansi dll"

Jumat, 10 Juni 2011

Belajar Akuntansi

Sebelum mempelajari akuntansi, seseorang sebaiknya mengetahui dulu apa dan siapa pengguna serta yang berkepentingan terhadap informasi akuntansi..

Perusahaan adalah organisasi yang menghasilkan atau menyediakan produk/jasa yang dijual kepada umum dengan tujuan mencari untung.
Organisasi adalah kumpulan orang2 yang memiliki visi-misi yg sama lalu mereka bekerjasama dalam jangka waktu tertentu untuk mencapai tujuan tertentu.

Bentuk Kegiatan usaha yg dibahas dalam akuntansi ada 3:
1. Perusahaan Jasa (menyediakan jasa)
2. Perusahaan Dagang (Menjual barang tanpa pengolahan)
3. Perusahaan Manufacture (Mengolah barang mentah menjadi barang jadi atau barang siap dijual)

Sebelum melangkah lebih jauh kita harus memahami dulu perbedaan ketiga perusahaan tersebut, karena implementasi akuntansi dalam ke3 perusahaan tersebut jg berbeda.

Menurut Bentuk Hukumnya perusahaan yang dibahas dalam akuntansi ada 3:
1. Perorangan (dimiliki satu orang)
2. Persekutuan (pemiliknya 2 orang atau lebih)
3. Korporasi (perusahaan yang bermodal saham)

Apa pun bentuk dan jenis usaha itu pasti menyusun laporan keuangan artinya hasil dari akuntansi dari suatu perusahaan (output) ditujukan kepada pihak manajemen (internal) dan kepada pihak di luar manajemen (eksternal) untuk PENGAMBILAN KEPUTUSAN EKONOMI

Selanjutntya Belajar Akuntansi 2